Apakah Air Mani Harus Dikeluarkan 1X dalam Seminggu?

Apakah-Air-Mani-Harus-Dikeluarkan-1X-dalam-Seminggu

Kegiatan mengeluarkan air mani/Masturbasi adalah kegiatan yang sebenarnya sangat tidak dianjurkan dalam dunia kesehatan terutama yang belum menikah, karena hal tersebut berdampak terhadap kecanduan yang berkesinambungan dan berdampak pada kesehatan.

Ketika melangsungkan proses masturbasi, puncak akhir dari kegiatan tersebut adalah ejakulasi, yang mana air mani akan dikeluarkan. Apabila kondisi semacam ini terlalu sering dilakukan, maka kualitas sperma akan menurun.

Apabila produktivitas sperma menurun, maka akibatnya sperma harus membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melakukan proses pematangan, sehingga dibutuhkan waktu beberapa minggu untuk bisa mendapatkan kualitas sperma yang prima.

Lantas Apakah Air Mani Harus Dikeluarkan 1X dalam Seminggu untuk Kesehatan?

Sama sekali tidak wajib dan tidak harus dikeluarkan, justru dengan sering mengeluarkan mani, maka kualitas sperma bisa menurun. Hal itu diakibatkan karena sperma perlu waktu untuk proses pematangan.

Sperma yang belum mengalami pematangan dengan baik, akan kesulitan dalam membuahi sel telur. Maka bisa mengakibatkan istri susah hamil.

Sperma itu diproduksi terus menerus. Tapi perlu proses pematangan. Apabila Anda terlalu sering mengeluarkan sperma karena onani, ada beberapa efek buruk:

1. Alat kelamin menjadi kecil.

Karena pada alat kelamin itu terdapat otot halus yang berfungsi memperkuat dan memperbesar alat kelamin. Nah, apabila terlalu sering terkena gesekan/tekanan karena onani, maka otot halus tersebut bisa rusak dan tak tumbuh lagi. Akibatnya alat kelamin tidak tumbuh dan jadi loyo juga lembek.

2. Mengakibatkan ejakulasi dini.

Yakni sperma cepat keluar. Hal ini bisa membahayakan kehidupan berumah tangga. Istri yang tidak puas saat berhubungan sex, bisa selingkuh dan minta cerai. Kalau sudah begini, dimana harga diri Anda sebagai laki-laki?

Tidak ada batasan waktu bagi seseorang untuk mengeluarkan sperma yang terendap dalam testis. Namun, tentu saja, hal semacam ini juga tidak baik untuk dilakukan. Membiarkan sperma mengendap di testis selama berminggu-minggi merupakan kondisi yang normal. Namun apabila hal ini dibiarkan dalam jangka waktu yang cukup lama, maka akan ada dampak negatif yang akan memperburuk kondisi kesehatan seksualnya. Untuk mengatasi ejakulasi dini Anda bisa menggunakan obat herbal Durevel Spray >>>

3. Tubuh menjadi pendek.

Karena untuk memproduksi air mani itu memerlukan banyak kalsium dan zat-zat lain. Nah, apabila kalsium itu terlalu banyak dikuras, maka pertumbuhan pun pasti terhambat. Akibatnya menjadi pendek, Cepat Osteoporosis, dan lemah fisik.

4. Menyebabkan kanker testis

Menurut survei yang dilakukan, kebanyakan penderita kanker prostat terjadi pada pria yang jarang melakukan masturbasi. Ini juga sering kali terjadi pada kebanyakan pria di masa tuanya, dimana ketika seseorang harus dihadapkan dengan masa tua dan meninggalkan kehidupan seksnya, maka kondisi seperti ini akan memposisikan sperma tersimpan di testis selama bertahun-tahun. Hal inilah yang menjadi penyebab terjadinya kanker prostat pada pria di masa tuanya.

Memang, pada umumnya butuh waktu lama untuk bisa menghasilkan sperma yang subur. Namun kondisi semacam ini tidak sepenuhnya terjadi pada setiap pria, dimana banyak pria yang berusaha mengeksplor tentang dunia seksualitas, yang pada akhirnya menjadikan seseorang menjadi tahu akan berbagai macam masalah seksual serta mengetahui solusi yang praktis untuk bisa kaluar dari permasalahan tersebut.

5. Rambut rontok.

kepekaan indera menurun, dan daya pikir otak juga menurun.

Nah itulah bahayanya jika Anda sering melakukan masturbasi atau mengeluarkan air mani, dan juga dalam kepercayaan agama islam masturbasi sangat dilarang serta di haramkan. Jadi apakah Anda akan berhenti masturbasi?

Itulah sekilas artikel tentang “Apakah Air Mani Harus Dikeluarkan 1X dalam Seminggu “ semoga bermanfaat untuk Anda… terimakasih….

Facebook Comments